Dokumentasi · SISWA 2 · oleh gki.one
Panduan lengkap untuk petugas tata usaha dan Majelis Jemaat: dari memasang, memindahkan data SISWA lama, mengelola keanggotaan, pembukuan, program kerja & dropping dana, sampai mencetak akta dan mencadangkan data.
SISWA 2 adalah kelanjutan langsung SISWA GKI SW Jateng 1.1.5 (dibangun FTI UKDW, 2019) — karena itu penomorannya menyambung. Aplikasi ini berjalan di komputer jemaat sendiri: seluruh data anggota tersimpan di satu berkas basis data di komputer itu, tanpa perlu internet untuk pemakaian sehari-hari.
Tampilan dan tata kerjanya sama dengan gki.one, sehingga jemaat yang kelak berpindah ke sistem daring tidak perlu belajar ulang. Yang berbeda hanyalah tempat data disimpan.
Apa yang dikirim ke luar jemaat?
Ada tiga bagian yang terpisah tegas. Klien (browser di PC mana pun di jaringan jemaat, HP anggota Majelis Jemaat) tidak menyimpan apa-apa. Komputer server jemaat menjalankan SISWA 2 — di sinilah seluruh data anggota, jurnal, dan program kerja berada, dalam dua berkas SQLite milik jemaat. gki.one (cloud Sinode Wilayah) hanya menerima angka rekap dan registri, serta menyediakan master bersama dan pembaruan. Semua hubungan ke gki.one dimulai dari SISWA 2 (HTTPS keluar dengan token jemaat); gki.one tidak pernah menghubungi komputer jemaat, dan tidak ada port yang perlu dibuka.
Pertukaran data bernomor
latest.json di gki.one dan mengunduh installer bertanda tangan; data tidak tersentuh.Kendali data ada di jemaat
Partisi yang tidak berubah
XXXX-XXXX-XXXX). Bila belum punya, aplikasi tetap bisa mengirim permintaan dan menunggu persetujuan.DBSISWAGKI\siswagki dari SISWA, atau folder dbfile dari SIM GKI.Mengapa harus diaktivasi?
Hanya komputer server yang perlu dipasangi aplikasi. Komputer lain, termasuk HP, cukup membuka alamat server lewat browser — selama tersambung ke jaringan (WiFi/kabel) jemaat yang sama.
Tidak bisa dibuka dari HP? (daftar periksa Windows)
8177-8179.Data lama dipindahkan sekali di awal. Selalu mulai dengan Uji Coba — mode ini hanya membaca dan melaporkan jumlah record, tanpa menulis apa pun.
Dari SISWA (aplikasi lama)
C:\Program Files (x86)\SISWA GKI\DBSISWAGKI, klik kanan folder siswagki → Send to → Compressed (zipped) folder.Yang ikut terbawa: anggota dan simpatisan, relasi keluarga, baptis, sidi, pernikahan, kematian, atestasi, kepengurusan Majelis Jemaat/komisi, wilayah, foto, serta nomor induk lama supaya nomor yang dihafal petugas tetap bisa dicari.
Dari SIM GKI
dbfile (berisi jemaat.dbf dan tabel lainnya) menjadi ZIP.Punya keduanya?
Tab Baptis / Sidi / Proses mengikuti Tata Laksana GKI 2023: permohonan → percakapan gerejawi → pewartaan → pelaksanaan → tercatat di Buku Induk. Aplikasi menolak langkah yang melompati syarat, misalnya:
Atestasi keluar ada di tab Atestasi: catat percakapan gerejawi dulu, lalu “Lepas”. Anggota otomatis berstatus pindah dan tercatat di Buku Induk. Suratnya dicetak dari tombol 🖨 pada baris atestasi.
Data lama tidak perlu lewat proses ini
Pengganti cetakan SISWA lama. Buka detail anggota, gunakan tombol 🖨 di bagian atas; untuk surat atestasi, tombolnya ada di baris atestasi.
Ada saklar berkop: aktif untuk mencetak di kertas polos (kop otomatis dari profil jemaat), nonaktif bila jemaat memakai kertas berkop pra-cetak. Nama penandatangan sengaja dibiarkan bertitik untuk ditulis tangan, seperti kebiasaan pada SISWA lama.
Akun pertama dibuat saat pemasangan — hanya dari komputer tempat SISWA 2 terpasang — dan otomatis menjadi admin. Admin dapat menambah akun lain. Admin terakhir tidak dapat dihapus, supaya aplikasi tidak pernah kehilangan pengelola.
Lupa PIN?
/pemulihan. Tetap disarankan ada dua akun admin(misalnya petugas TU dan seorang anggota Majelis Jemaat), dan PIN dicatat di tempat aman milik Majelis Jemaat.SISWA 2 membuat cadangan otomatis saat dibuka dan setiap 24 jam ke folder data aplikasi (30 terakhir disimpan), serta sebelum setiap impor arsip. Satu cadangan = keanggotaan.db + keuangan.db dengan cap waktu yang sama. Semuanya terlihat di menu Pengguna → Cadangan & pemulihan (admin), juga lewat ikon tray → Cadangkan Sekarang (hasilnya ditampilkan di dialog) dan Cadangan & Pemulihan….
Memulihkan. Di kartu Cadangan & pemulihan pilih Pulihkan… pada baris yang diinginkan, baca peringatannya, ketik PULIHKAN. Basis data tidak diganti saat aplikasi hidup (dipegang dua proses): pemulihan dijadwalkan dan dijalankan saat SISWA 2 dibuka lagi — tekan Mulai ulang sekarang (di komputer server) atau ikon tray → Keluar lalu buka lagi. Data yang sedang dipakai disimpan dulu sebagai sebelum-pulih-…, jadi pemulihan yang keliru bisa dibalik dengan cara yang sama. Hasilnya tercatat dan tampil di kartu.
Dari flashdisk / komputer lama. Masukkan cadangan dari flashdisk… menerima berkas .db atau .zip berisi keanggotaan.db / keuangan.db; keutuhannya diperiksa dulu (berkas rusak atau bukan basis data SISWA 2 ditolak), lalu muncul di daftar sebagai dari flashdisk dan dapat dipulihkan.
Cadangan ke gki.one (pilihan). Bila jemaat menghendaki, cadangan dapat dikirim ke server Sinode Wilayah dalam keadaan terenkripsi di komputer jemaat memakai frasa kunci milik jemaat: tetapkan frasa (min. 8 karakter), lalu Kirim sekarang atau Nyalakan harian supaya dikirim otomatis setiap hari (7 kiriman terakhir disimpan; umur kiriman terakhir tampil di bilah status sebagai cloud: …). Frasa itu tidak pernah dikirim, sehingga gki.one tidak bisa membuka isinya — dan bila frasa hilang, cadangan itu tidak bisa dibuka oleh siapa pun. Simpan frasa kunci bersama arsip Majelis Jemaat. Pulihkan dari gki.one… mengunduh kiriman terbaru, membukanya dengan frasa, dan menjadwalkan pemulihan seperti cadangan lokal — jalur penyelamat bila komputer server rusak total dan tidak ada salinan lain.
Kode pemulihan (bila semua admin lupa PIN) dapat dicetak ulang dari kartu yang sama; cetakan lama hangus.
Kebiasaan lama tetap berlaku
Jemaat dapat mengirim angka rekap PURJ ke gki.one: jumlah anggota laki-laki/perempuan, simpatisan, dan kelompok usia. Yang dikirim hanya angka — tidak pernah nama, alamat, atau data pribadi.
Dengan begitu klasis dan Sinode Wilayah tetap memperoleh data untuk PURJ tanpa jemaat harus menaruh data anggotanya secara daring, dan petugas tidak perlu mengetik ulang angka yang sudah ada di aplikasi.
Menu Pembukuan dibuka oleh admin lewat wizard aktivasi: pilih templat bagan akun, daftarkan kas dan rekening bank beserta saldo awal, lalu susun struktur bidang/komisi. Sejak itu Buku Kas per akun, jurnal umum, buku besar, laporan posisi keuangan & aktivitas (ISAK 35), tutup bulan, dan tutup tahun buku tersedia. Setiap pengeluaran ditandai bidang/komisi, sehingga realisasi anggaran terisi sendiri.
Program kerja & anggaran (RAPB) — menu Program Kerja & Anggaran (di versi lama: tab di Pembukuan), berisi APBJ & program kerja, bidang & komisi, dropping & LPJ, serta laporan & evaluasi. Tiap komisi menyusun programnya: nama bebas, kategori program GKI (daftar dari gki.one, sama untuk semua jemaat), tujuan, indikator dan target, bulan pelaksanaan, penanggung jawab, sumber dana, rincian anggaran per kategori akun (bisa per bulan). Program berjalan lewat tahap Draft → Diajukan → Disetujui → Selesai: staf/bendahara komisi mengajukan, bendahara menyetujui dengan nomor keputusan Persidangan Majelis Jemaat, atau mengembalikan dengan alasan. Setelah program berjalan, komisi mengisi Evaluasi (terlaksana/ditunda/batal, peserta, capaian, rekomendasi). Tahun berikutnya cukup Salin dari tahun lalu.
Perencanaan & usulan komisi (2.16). Program kerja dan APBJ bisa disusun sebelum Buku Kas aktif: Mulai perencanaan… memasang bagan akun dan bidang/komisi; akun kas & saldo awal menyusul. Tab Usulan Komisi membuat formulir dengan link + PIN per komisi yang dilayani SISWA 2 sendiri — komisi membukanya dari HP/laptop yang tersambung WiFi jemaat (atau lewat akses dari luar jaringan bila aktif) selama komputer SISWA 2 menyala. Untuk komisi tanpa jaringan, Unduh formulir luring memberi berkas .html berisi daftar komisi, mata anggaran, dan Acuan Anggaran jemaat; berkas .json balasannya dimasukkan lewat Impor berkas usulan. Usulan lalu ditarik ke RAPB(program tanpa biaya ikut sebagai pos tanpa rincian), dan setiap program mencatat Riwayat perubahan.
Revisi anggaran. Program yang sudah diajukan atau disetujui tidak bisa diubah angkanya lewat "Ubah" biasa. Gunakan Revisi: tanggal dan nomor keputusan Persidangan Majelis Jemaat serta alasan wajib diisi, dan anggaran sebelum–sesudah tersimpan sebagai riwayat (R1, R2, …) di program itu. Rincian tidak boleh dipotong di bawah realisasi ditambah dropping yang sedang berjalan.
Tampilan Rekap per kategori GKI membandingkan anggaran dan realisasi dengan tahun lalu, per bulan, dan per bidang. Tombol Kirim ringkasan ke gki.one mengirim hanya angka per kategori (jumlah program, anggaran, realisasi) — bukan nama program — supaya klasis dan Sinode Wilayah bisa membaca arah program jemaat-jemaat.
Siapa boleh apa
Tab Dropping & LPJ (menu Program Kerja & Anggaran) menghubungkan program kerja dengan uang yang keluar. Komisi mengajukan permintaan dana untuk program yang sudah disetujui (seluruh program atau satu rincian). Sistem membandingkannya dengan anggaran tersedia = anggaran − realisasi yang sudah terposting − komitmen (dropping lain yang disetujui tetapi belum dipertanggungjawabkan). Bila melebihi, permintaan ditolak — kecuali bendahara mengizinkannya dengan alasan tertulis, atau pengaturan kontrol anggaran diubah ke "peringatan".
Bendahara menyetujui (nomor keputusan Persidangan Majelis Jemaat bila ada) lalu mencairkan dari kas/bank yang dipilih: jurnal Dr Uang muka program kerja / Cr Kas dibuat otomatis. Setelah kegiatan, komisi mengisi LPJ: bukti belanja satu per satu (tanggal, nomor nota, kategori beban, keterangan, jumlah). Sistem menghitung sisa yang harus dikembalikan atau kekurangan yang perlu dibayar.
Saat bendahara menerima LPJ, beban terposting dan otomatis ditandai bidang program — langsung menjadi realisasi anggaran program itu — uang muka ditutup, sisa masuk kembali ke kas (atau kekurangan dibayar dari kas). Bendahara juga bisa mengembalikan LPJ untuk diperbaiki. Semua tahap berjejak: siapa, kapan, nomor jurnal.
Pengunci yang berlaku
Untuk jemaat yang memakai amplop persembahan bernomor (persembahan bulanan, persepuluhan, syukur), tab Persembahan & Amplop di Pembukuan mencatat siapa memberi berapa tanpa mengubah cara Buku Kas bekerja. Tiap keluarga mendapat satu nomor amplop (boleh tanpa nama bila jemaat menghendaki), dapat menautkan anggota, dan bisa diarsipkan bila tidak dipakai.
Mencatat. Setelah kebaktian, petugas memilih tanggal, kas, dan kategori persembahan, lalu mengisi baris nomor amplop + jumlah sebanyak yang masuk. Semuanya menjadi satu transaksi masuk di Buku Kas (verifikasi bendahara dan nomor bukti berlaku seperti biasa); rincian per amplop tersimpan di baliknya. Transaksi yang bertaut amplop tidak bisa diubah jumlahnya dari Buku Kas, dan bila dibatalkan rekapnya ikut turun.
Janji persembahan per amplop per tahun buku menampilkan persen pemenuhan. Rekap tahunan memperlihatkan dua belas kolom bulan per amplop (CSV/cetak), dan surat ucapan terima kasih per keluarga dengan kop jemaat merangkum pemberian setahun — untuk dibagikan di akhir tahun.
Kerahasiaan
Di Persembahan & Amplop → Berita acara hitung, penghitung persembahan mengisi jumlah lembar dan keping per pecahan uang, merinci totalnya per jenis persembahan (umum, persepuluhan, diakonia, pembangunan, …), dan menuliskan nama penghitung — minimal dua orang. Total dan terbilangnya dihitung sendiri; rincian harus sama dengan total uang yang dihitung.
Setelah difinalkan, isinya terkunci dan berita acara dicetak dengan kop jemaat untuk ditandatangani. Bendahara lalu membukukannya — satu penerimaan per jenis persembahan di kas tunai, lewat verifikasi yang sama dengan Buku Kas — dan mencatat setoran ke bank; selisih antara uang yang dihitung dan yang disetor wajib diberi catatan.
Tab Rekonsiliasi Bank mencocokkan rekening koran dengan Buku Kas. Mutasi rekening diunduh dari internet banking (CSV, Excel, atau berkas .xls KlikBCA) lalu diimpor — beberapa berkas sekaligus boleh asal saldonya bersambung; kolomnya dikenali otomatis dan bisa dikoreksi di pratinjau; berkas yang tanggalnya bertumpang tidak menggandakan mutasi.
Pengaman impor
Mutasi dicocokkan otomatis dengan transaksi yang jumlah dan arahnya sama di tanggal berdekatan. Sisanya dipasangkan manual, dibukukan langsung dari mutasinya (biaya administrasi, bunga, transfer persembahan), atau diabaikan dengan alasan. Ringkasan bulanan membandingkan saldo bank dan saldo buku yang sudah disesuaikan; bendahara menyimpannya, dan tutup bulan menolak rekening bermutasi yang belum direkonsiliasi.
Tiap transaksi Buku Kas, LPJ dropping, dan berita acara persembahan bisa diberi foto nota atau kuitansi (📎). Unggah dari komputer, atau tekan Kirim dari HP: pindai QR dengan HP yang tersambung ke jaringan jemaat, potret notanya, selesai — tanpa masuk akun di HP. Tautannya hanya untuk transaksi itu dan berlaku 30 menit.
Tetap satu berkas
Menu Ibadah → Kelas & Kehadiran mencatat kelompok yang bertemu rutin — sekolah minggu, katekisasi, persekutuan, komisi, pembinaan — beserta siapa yang hadir, bukan sekadar jumlahnya. Tiap kelas punya peserta dengan peran (peserta, guru, pemimpin, pendamping) dan masa keanggotaan; peserta yang naik atau pindah kelas dipindah massal tanpa kehilangan riwayat di kelas lama.
Presensi diisi per pertemuan (hadir / izin / absen) dari aplikasi, atau oleh guru dari HP lewat QR presensi kelas: pindai, centang peserta, tulis nama, simpan — tanpa login, hanya untuk hari ini dan tiga hari ke belakang. Rekap menampilkan persen hadir dan deret kehadiran tiap peserta dalam rentang tanggal, bisa diunduh CSV; angka ringkasnya muncul di Dasbor Saya (ukuran L3).
Kelas lama tidak dihapus
Daripada Tata Usaha menelepon satu per satu, tiap keluarga bisa memeriksa datanya sendiri. Dari detail anggota tekan Kirim tautan verifikasi: SISWA 2 membuat tautan 14 hari untuk seluruh keluarga (kode keluarga, atau pasangan/anak/orang tua yang tercatat) dan menyiapkan teks WhatsApp berisi alamat di WiFi jemaat — dan alamat luar bila Akses dari luar aktif.
Keluarga membuka tautan, melihat data tiap anggota (nama, tanggal & tempat lahir, alamat, HP, email, pekerjaan, pendidikan, status nikah, golongan darah), mengetik koreksi pada kolom yang keliru, dan mengirim. Yang terkirim hanyalah usulan: di menu Verifikasi Data Keluarga Tata Usaha meninjau tiap usulan — terima atau tolak — dan yang diterima tersimpan lewat jalur biasa sehingga tercatat di Riwayat Perubahan. Sesudah ditinjau, tautan tidak berlaku lagi.
Kendali tetap di Tata Usaha
UU 27/2022 tentang Pelindungan Data Pribadi memberi tiap anggota hak atas datanya. Di jendela Ubah anggota, admin membuka tombol Data pribadi (UU PDP) yang memuat tiga tindakan; setiap tindakan tercatat di Riwayat Perubahan dan registri atas nama akun yang melakukannya.
Salinan data pribadi: semua yang tersimpan tentang orang itu (profil, foto, keluarga, peristiwa gerejawi, riwayat pekerjaan dan pendidikan, jejak perubahan, kelas dan kehadiran, amplop persembahan) dicetak berkop atau diunduh sebagai JSON, dengan mencatat dasar permintaannya. Nonaktifkan: berbeda dari arsip, memakai alasan dan tanggal, tidak dihitung "tercatat" di PURJ, dan bisa diaktifkan kembali. Hapus permanen: dua langkah, diajukan berdasar surat permintaan tertulis dari subjek data lalu dieksekusi dengan mengetik ulang nama anggota.
Yang tersisa setelah dihapus
Menu Keanggotaan → Surat & Ulang Tahun bekerja dengan keranjang: kumpulkan anggota dari pencarian (saring label atau wilayah lalu "tambah semua hasil"), dari tombol + Keranjang di detail anggota, atau dari daftar ulang tahun. Dari keranjang: cetak label alamat 3×8 A4 (satu per keluarga bila diinginkan), buat surat massal dengan kop jemaat dari templat (undangan, pemberitahuan, ucapan ulang tahun / HUT pernikahan, atau teks bebas dengan placeholder {nama}, {alamat}, dst.), kirim per orang lewat WhatsApp, atau unduh CSV.
Panel Ulang tahun & HUT pernikahan menampilkan siapa yang berulang tahun 7 hari ke depan, bulan ini, atau rentang bebas, lengkap dengan umur/tahun pernikahan, tombol ucapan WhatsApp, cetak daftar, dan "masukkan ke keranjang" untuk dikirimi kartu.
SISWA 2 dirancang untuk jaringan jemaat. Bila pengurus perlu membukanya dari rumah, jangan membuka port aplikasi di router (HTTP polos, PIN bisa ditebak dari internet). Pakai salah satu jalur berikut — data tetap hanya tersimpan di komputer jemaat:
http://<nama-komputer>:8178 atau alamat 100.x yang ditampilkan aplikasi (menu Pengguna → Akses dari luar; juga di halaman Bagikan Alamat). Lalu lintas terenkripsi ujung-ke-ujung tanpa membuka port apa pun. Untuk HTTPS jalankan tailscale serve --bg 8178 di komputer server. Jangan pakai funnel.cloudflared di komputer server, hostname (mis. siswa.gki-anda.org) menuju localhost:8178, dan kebijakan Cloudflare Access (OTP email) sebagai gerbang. Lalu lintas (bukan data tersimpan) melewati Cloudflare — sampaikan ke Majelis Jemaat.Di aplikasi, admin harus mengaktifkan “Akses dari luar jaringan” (menu Pengguna) dan menandai akun mana yang boleh dari luar; akun itu wajib ber-PIN minimal 6 digit. SISWA 2 mengenali permintaan dari luar lewat header proksi (Tailscale/Cloudflare), membatasi percobaan PIN (5 kali per 15 menit, kunci berlipat), memutus sesi luar begitu akses dimatikan, dan mencatat jejak login (siapa, dari mana, berhasil/tidak) — semuanya terlihat di halaman Pengguna.
Autentikasi dua faktor (sejak 2.9.0): akun yang boleh dari luar wajib memasang aplikasi autentikator di HP (Google Authenticator, Microsoft Authenticator, Aegis, atau 1Password) lewat kartu Autentikasi dua faktor di halaman Pengguna — pindai QR, ketik kode pertama, simpan delapan kode cadangan yang hanya ditampilkan sekali. Saat masuk dari luar, setelah PIN diminta kode 6 digit yang berganti tiap 30 detik; di jaringan jemaat kode hanya diminta bila admin menyalakannya. HP hilang? Masuk dengan kode cadangan; bila kode cadangan ikut hilang, admin lain mencabut 2FA akun itu dari tabel pengguna, lalu daftar ulang.
Prinsip yang tidak berubah
Menu Kegiatan & Pendaftaran mengurus retret, seminar, bakti sosial, dan perayaan dari pendaftaran sampai laporan uangnya:
Data peserta
Aplikasi buatan jemaat atau komisi — kas komisi, presensi sekolah minggu, dasbor Majelis Jemaat — bisa memakai data SISWA 2 tanpa akun pengguna. Admin membuatnya di Pengguna → Aplikasi tersambung → Tambah aplikasi:
Tetap dalam kendali pengurus
Ekstensi terpasang: aplikasi web dalam berkas zip (misalnya Check-in Kegiatan untuk tablet di pintu masuk) dipasang admin lewat Pasang ekstensi… di kartu yang sama. Pengguna membukanya dari menu Ekstensi; ekstensi hanya memakai lingkup yang disetujui admin, diiris lagi dengan hak akun yang membukanya. Aplikasi berkunci juga bisa diizinkan dipakai dari luar jaringan — hanya lewat Tailscale dan selama Akses dari luar jaringan aktif.
Untuk pengembang: panduan, daftar titik API, dan contoh siap pakai Kas & Program Komisi ada di halaman pengembang.
Menu Aplikasi Jemaat (admin) menyiapkan isi untuk aplikasi HP anggota dan simpatisan jemaat. Aplikasi HP-nya sendiri diterbitkan per jemaat oleh GKI Sinode Wilayah Jawa Tengah; isi di bawah ini sudah bisa disiapkan sejak sekarang.
Data anggota tetap di komputer jemaat
log/siswa2.log di folder data (ikon tray → Buka Folder Data & Log). Bila jendela menampilkan dialog “server belum hidup”, kirim berkas log itu lewat Bantuan.Bantuan berjenjang: petugas TU → litbang/IT klasis → Kantor GKI Sinode Wilayah Jawa Tengah.
Bagian ini untuk pengelola di tingkat klasis/SW yang mendampingi jemaat. Semuanya dilakukan dari portal gki.one (masuk dengan akun gki.one, menu Klasis atau Sinode Wilayah → Administrasi → Perangkat SISWA 2), bukan dari aplikasi jemaat.
Program kerja jemaat. Daftar kategori program GKI (dua tingkat: bidang → kategori) ditetapkan bersama dan dikelola oleh pengelola sistem gki.one di Kantor Sinode Wilayah; daftar ini dikunci se-GKI dan turun otomatis ke setiap SISWA 2. Jemaat memilih kategori terdekat untuk tiap programnya, apa pun nama program di jemaat. Usulan kategori baru atau penonaktifan disampaikan ke Kantor Sinode Wilayah — kategori tidak pernah dihapus, hanya dinonaktifkan, karena kodenya masih dirujuk program lama.
Menyiapkan jemaat baru
Panduan ini menyertai SISWA 2 versi 2.16.3. Pertanyaan yang belum terjawab di sini: hubungi litbang klasis Anda atau Kantor GKI Sinode Wilayah Jawa Tengah.